Customer toko sepatu sepi = omzet penjualan sneakers, sepatu olahraga, sepatu casual, sandal, boots, dan sepatu fashion lo terus turun setiap hari
Follow up customer berantakan = calon pembeli lebih memilih toko sepatu kompetitor yang lebih responsif
Konten produk masih asal bikin = koleksi sepatu baru dan promo gak tersampaikan, customer ragu beli, dan conversion tetap rendah
Owner masih ngurus hal kecil = waktu habis buat balas chat, bikin konten, dan follow up customer sehingga toko sepatu susah berkembang
Tim marketing kelihatan sibuk terus = biaya marketing toko sepatu terus naik, tapi penjualan tetap seret