Customer toko buah sepi = omzet penjualan buah segar, buah potong, parcel buah, dan produk buah lo terus turun setiap hari
Follow up customer berantakan = calon pembeli lebih memilih toko buah kompetitor yang lebih responsif
Konten edukasi masih asal bikin = manfaat, kualitas, dan kesegaran buah gak tersampaikan, customer ragu beli, dan conversion tetap rendah
Owner masih ngurus hal kecil = waktu habis buat balas chat, bikin konten, dan follow up customer sehingga bisnis toko buah susah berkembang
Tim marketing kelihatan sibuk terus = biaya marketing toko buah terus naik, tapi penjualan tetap seret