Customer bisnis kartu Pokemon sepi = omzet penjualan booster pack, single card, kartu rare, kartu koleksi, dan merchandise Pokemon lo terus turun setiap hari
Follow up customer berantakan = calon pembeli lebih memilih toko kartu Pokemon kompetitor yang lebih responsif
Konten koleksi masih asal bikin = kartu rare, promo, dan koleksi baru gak tersampaikan, customer ragu beli, dan conversion tetap rendah
Owner masih ngurus hal kecil = waktu habis buat balas chat, bikin konten, dan follow up customer sehingga bisnis kartu Pokemon susah berkembang
Tim marketing kelihatan sibuk terus = biaya marketing bisnis kartu Pokemon terus naik, tapi penjualan tetap seret